.

.

Rabu, 04 Juli 2018

Kasat Reskrim Didampingi Kanit PPA
Pelaku Pemerkosaan Wanita Tuli Bisu Ditangkap
Pelaku Digelandang Ke Mapolres Polman
POLEWALITERKINI.NET – Tim Opsnal Reskrim Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berhasil ungkap kasus pemerkosaan dengan kekerasan yang menimpa wanita bisu tuli ST (45), di Dusun Labasang, Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali.

BERITA TERKAIT : Wanita Bisu Tuli di Polman Diperkosa dan Dipaksa Menyerahkan Uangnya! 

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany, S.E.,S.I.K mengatakan, tim opsnal kami berhasil mengejar dan bekuk pelaku pemerkosaan dengan kekerasan di Dusun Labasang, Matakali, Polman.

Pelaku IRWAN (21) adalah tetangga Dusun dengan korban, dia beralamat di Dusun Aka-aka, Desa Tonro Lima, Matakali, dekat jembatan labasang. Berdasarkan bukti petunjuk polisi menyergapnya di Kuningan Wonomulyo saat sedang membantu orang tuanya.

“IRWAN melakukan pemerkosaan disertai kekerasan. Dia melakukan itu dengan memaksa, memukul dan mencekik sehingga korban wanita tunawicara ST (45) pasrah di setubuhi.” Kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany.,S.E.,S.I.K. Rabu (04/07/2018).

Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 285 Jo 365 KUHP dengan hukuman maksimal 12 tahun.

Sementara pelaku IRWAN kepada wartawan mengaku ditangkap polisi saat sedang membantu orang tuanya mengecor di Kuningan, Kecamatan Wonomulyo, Polman. Dia mengakui telah melakukan pemerkosaan dan memaksa meminta uang sebesar Rp. 250 ribu rupiah.

Sebelum melakukan pelaku berpesta minuman keras jenis tuak (Ballo) bersama temannya di tempat pesta Jalan Masuk Dusun Lemo, Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali. Kata dia, niat awal ke rumah korban untuk mencuri ayam dan berubah pikiran.

“Saya sudah minum Manyang (Tuak/Ballo). Tujuan ke Rumah korban untuk mengambil ayam, tapi kandangnya terkunci. Niat saya pun berubah untuk mencari bahan berharga di atas rumah.” Kata Irwan.

Dia kemudian masuk ke dalam rumah dengan memanjat melalui dapur, melihat korban tertidur di dalam kelambu dengan menggunakan daster, dan langsung berubah niat unruk melakukan pemerkosaan.

“Saya cari barang berharga, tapi melihat korban tertidur saya berubah pikiran. Saat ingin memperkosanya dia melawan, kemudian saya tutup mulutnya dan masih melawan, saya tempeleng mukanya dan langsung saya setubuhi.” Kata Irwan.

Tak hanya itu, pria yang mengenyam pendidikan di bangku kelas 5 SD ini sudah sering melihat korban, dan mengetahui kalau korban bisu. Usai melakukan pemerkosaan kemudian meminta korban menyerahkan uangnya sekira Rp. 250 ribu.

Setelah melakukan pemerkosaan selanjutnya meninggalkan rumah korban dengan berjalan ke arah bawah menyisir pematang sawah, dan kembali bertemu 2 orang temannya di jalan masuk dusun lemo.

“Saya ketemu temanku yang antar saya ke rumah korban. Kemudian berboncengan 3 ke Wonomulyo untuk makan, kemudian selanjutnya ke Alun alun begadang sampai pagi. Saya juga menceritakan kejadian ini kepada ke 2 teman saya.” Katanya.

Laporan  :  Wiwin


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini