.

.

Sabtu, 25 Agustus 2018

Korban Diduga Dianiaya Oknum TNI Dari Kesatuan Kostrad
POLEWALITERKINI.NET – Haris (21) warga Desa Batu Pangadaala, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diduga menjadi korban penganiayaan oknum TNI dari Kesatuan Kostrad.

BERITA TERKAIT : Dandim Polmas : Oknum TNI KesatuanKostrad Diduga Aniaya Warga Luyo Tak Mabuk!

Kadir, orang tua korban menceritakan, pelaku merupakan oknum TNI berinisial (MY), dari kesatuan Kostrad  yang sedang libur cuti lebaran idul adha. Akibat penganiayaan saat itu anaknya terus berbarung dan mengeluh sakit pada kepala dan perut.

"Ini baring terus pak, mengeluh sakit di bagian perut dan kepala." Kata orang tua korban, Kadir.

Pengeroyokan ini lanjut dia, terjadi pada hari Rabu, (22/08/2018) bertepatan hari raya idul adha. Berawal saat korban bersama 2 orang rekannya sedang dalam perjalanan pulang setelah bersilaturahim di rumah pamannya.

Dalam perjalanan, korban sedang ingin membuang air. Ia pun singggah di saluran air pinggir bendungan sekka-sekka.

Tak jauh dari tempat buang air, pelaku sedang menggelar pesta miras bersama rekan-rekannya. Akibat dibawa pengaruh minuman keras, pelaku kemudian berteriak dan mendekati korban dan langsung mencekiknya dan memukulnya dan dikeroyok oleh rekan pelaku.

Akibat kejadian ini, korban mengalami lebam di bagian wajah, dan masih sulit untuk berbicara, korban juga sering pusing dan muntah.

Aslan, Salah seorang rekan korban yang turut bersama saat terjadi pemukulan, mengatakan, pelaku langsung memukul korban.

"Saya juga di tampar pak, kalau korban dicekik lehernya baru dipukul." Kata salah seorang rekan korban, Aslan.

Keluarga telah membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali Mandar. Hingga korban saat itu langsung mendapat perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat RSUD Polman.

Ditempat yang sama, Plt Pasi Intel Kodim 1402 Polmas, Peltu Aslam Latif mengungkapkan, pihaknya akan menindak lanjuti kasus tersebut.

Kata dia, telah memerintah kepada anak buahnya  langsung  melakukan krocek ke lapangan untuk mengetahui kejadian sebenarnya.

"Kami akan cari bukti-bukti dulu. Jika memang benar, kami akan usut tuntas. Jika benar pelaku langsung kami jemput dan tindak." Katanya saat menjenguk korban di ruang UGD.

Orang tua korban, Kadir telah melaporkan kasus ini ke SPKT Polres Polman. Dia berharap pelaku segera ditangkap dan proses sesuai hukum yang berlaku.

"Semoga pelaku segera di amankan dan ditindak tegas." Katanya, usai diminta keterangan di SPKT Polres Polman. Jumat (24/08/2018).(***)

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini